Selasa, 18 Februari 2014


Proses instalasi dan konfigurasi speedy di PT Telekomunikasi Palembang

Laporan ini dibuat sebagai salah satu bahan pertanggung jawaban
penulis selama mengikuti Praktik Kerja Industri (Prakerin)
di PT. Telkom Palembanga
Tanggal  6 Januari sampai 6 April 2014




Angga AgusTiawan
NISN :9951682084
Bidang Keahlian : Teknik Kmputer & Jaringan
Program Keahlian :Teknik Komputer dan Jaringan

DINAS PENDIDIKAN 
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 PALEMBANG

2013/2014

HALAMAN PENGESAHAN SEKOLAH


Proses Instalasi dan Konfigurasi Speedy di PT. Telekomunikasi Kandatel Baloi

Laporan ini telah disahkan dan disetujui
Pada tanggal …..…….………. di Batam oleh:


Koordinator Prakerin, Pembimbing laporan,


Yusnita.



Kepala SMK Negeri 1 Penukal



A.Jjon Arely








HALAMAN PENGESAHAN PERUSAHAAN


Proses Instalasi dan Konfigurasi Speedy di PT. Telekomunikasi Kandatel Baloi

Laporan ini telah disahkan dan disetujui
pada tanggal ………………… di Batam oleh:


Koordinator Prakerin, Pembimbing Prakerin,
Yusnita
NIK.670342 NIK.610132





Pimpinan Perusahaan


Hari Sandi Atmaja
NIK. 730243
Manager Access Network Operation

KATA PENGANTAR



Bismillahirrahmanirrahim,

Alhamdulillahirabbil'alamin, segala puji dan syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan hidayah-Nya praktik kerja industri (prakerin) yang dilaksanakan selama enam bulan di PT Telekomunikasi Kandatel Baloi telah dapat diselesaikan dengan baik, dan penulis telah dapat menyelesaikan laporan prakerin ini dengan judul “Proses instalasi dan konfigurasi speedy di PT. Telekomunikasi Kandatel Baloi” sebagai laporan praktik kerja industri.
Dalam pelaksanaan prakerin dan penyusunan laporan ini penulis banyak mendapatkan bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak. Untuk itu penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada :
  1. Bapak Harry Sandy Atmaja sebagai Manager Access Network Operation,
  2. Bapak Dwi Hartanto, Bapak Ahmad Joni, Bapak Salim, Bapak Basuki sebagai pembimbing penulis, yang telah memberikan banyak masukan serta ilmu pengetahuan di bidang jaringan telepon,
  3. Seluruh karyawan-karyawati dan security, PT Telkom, tbk Batam yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, atas perhatian dan segala bantuannya selama ini,
  4. Bapak Drs. Jonizar Djabar selaku Kepala SMKN1 Batam,
  5. Ibu Hanifah, Spd selaku Kepala Program Jurusan Informatika, dan pembimbing prakerin,
  6. Bapak Fendi Susanto, S. Kom selaku Pembimbing Laporan,
  7. Bapak Drs. Teguh Murcahyo selaku wali kelas XI TI,
  8. Seluruh staf dan karyawan-karyawati SMKN 1 Batam,
  9. Keluarga penulis, rekan-rekan yang telah memberikan dorongan moril dan materil sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan ini.
Kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan demi sempurnanya laporan ini di masa yang akan datang.
Akhir kata penulis mengharapkan agar laporan praktik kerja industri (prakerin) ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca dan penulis sendiri khususnya.

Batam, 21 Desember 2009

penulis

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL i

BAB I

PENDAHULUAN


  1. Latar Belakang Masalah
Pada zaman yang modern, informasi sangat mudah di dapat. Baik informasi yang bersifat langsung maupun tidak langsung. Contoh informasi secara langsung adalah dengan bertanya, bertanya kepada orang tua, guru, teman, bahkan kepada orang yang belum di kenal. Contoh informasi secara tidak langsung adalah melalui televisi, radio, koran, majalah, buku pengetahuan, dan internet.
Seperti yang kita ketahui, kemajuan teknologi membuat informasi sangat mudah didapat. Teknologi membuat perbedaan jarak dan waktu bukan halangan lagi untuk mendapatkan informasi. Contohnya, dengan menggunakan telepon rumah dan handphone kita dapat berkomunikasi dengan orang tua, sahabat, atau saudara yang jaraknya cukup jauh bahkan sangat jauh. Tidak hanya itu kemajuan teknologi memungkinkan kita mengetahui kejadian di luar negeri, dengan hanya hitungan menit. Contohnya, kejadian gempa bumi di sumatra bagian barat beberapa waktu lalu. Warga dunia tidak memerlukan waktu yang lama untuk mengetahui hal tersebut.
Hal tersebut membuktikan bahwa teknologi sangat di butuhkan bagi manusia untuk mendukung kegiatan dan pekerjaan sehari-hari. Salah satu contoh dari kemajuan teknologi yang bisa di rasakan adalah internet. Internet bukan hanya kaya akan ilmu pengetahuan dan informasi. Namun, dengan internet kita juga bisa berkomunikasi dengan orang yang memiliki jarak yang jauh dari kita.

Dengan kebutuhan akan informasi dan teknologi seperti yang tertera diatas, maka penulis mengambil judul laporan Proses instalasi dan konfigurasi speedy di PT. Telekomunikasi Kandatel Baloi

  1. Tujuan
  1. Sebagai salah satu bukti bahwa siswa telah mengikuti prakerin didunia industri.
  2. Agar siswa mampu memahami, memantapkan dan mengembangkan pelajaran yang didapat disekolah serta penerapanya didunia industri.
  3. Sebagai bahan pertanggung jawaban siswa selama mengikuti prakerin di industri.
  4. Sebagai sumber pengetahuan bagi penulis maupun bagi para pembaca apabila suatu saat membutuhkan informasi tentang isi dari laporan ini.
  5. Menjelaskan proses pemasangan speedy mulai dari pendaftaran hingga bisa digunakan.
  6. Menjelaskan langkah-langka instalasi speedy
    1. Ruang lingkup
Penulis melaksanakan prakerin di bagian MDF (main distribution frame), PT. Telekomunikasi kandatel Baloi. Di bagian ini penulis belajar cara memasang telepon rumah dan speedy di MDF yang disebut penjumperan, dan menangani gangguan yang terjadi di ruang MDF.
Dalam penyusunan laporan ini, penulis membatasi masalah yang disajikan, pembatasan masalah sendiri bertujuan agar pembahasan tidak terlalu luas. Dengan judul laporan prakerin mengenaiProses instalasi dan konfigurasi speedy di PT Telekomunikasi Kandatel Baloi. Adapun batasan masalah dari judul di atas adalah sebagai berikut:
  1. Sistem operasi yang digunakan adalah windows xp
  2. Modem Sanex
  3. Instalasi modem speedy, secara hardware dan software
    1. Teknik pengumpulan data
Adapun beberapa metode atau cara yang dilakukan penulis dalam mengumpulkan informasi ataupun data – data yang dapat disajikan sebagai penunjang dalam Laporan ini, yaitu:
      1. Metode Interview
Penulis secara langsung melakukan wawancara pada pihak–pihak yang berhubungan langsung dengan obyek penulisan. Penulis melakukan interview kepada pembimbing laporan di industri serta nara sumber informasi di MDF.
      1. Metode Literature
Penulis mengumpulkan data – data aktual berasal dari buku-buku atau karya tulis lainnya yang dapat menunjang isi laporan.
      1. Metode Dokumentasi
Metode ini digunakan untuk memperoleh gambaran obyek yang lebih jelas dan meyakinkan penulis dalam penulisan laporan.
    1. Metode Observasi
Dalam Metode ini penulis melakukan pengamatan dan mempelajarinya pada obyek yang penulis bahas untuk mendapatkan data yang akurat dan objektif.

    1. Sistematika laporan
Untuk mempermudah pembacaan dan mengetahui isi laporan ini, maka penulis menguraikan pembahasan laporan secara sistematis sebagai berikut;

  • BAB I Pendahuluan
Bab ini berisi pembahasan mengenai Latar Belakang Masalah, Tujuan Pembatasan Masalah, Metode Pemgumpulan data dan sistematika penyusunan Laporan.

  • BAB II Tinjauan Umum
Bab ini berisi pembahasan mengenai informasi seputar perusahaan tempat penulis melaksanakan Prakerin.

  • BAB III Pembahasan
Bab ini berisi pembahasan mengenai definisi, internet, proses PSB speedy dan langkah-langkah installasi speedy secara software dan hardware.

  • BAB IV Penutup
Bab ini menguraikan kesimpulan dan saran-saran baik untuk pihak sekolah maupun untuk pihak industri.

BAB II

TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN


    1. Sejarah singkat PT.Telkom
Era kolonial
Pada tahun 1882, didirikan sebuah badan usaha swasta penyedia layanan pos dan telegraf. Layanan komunikasi kemudian dikonsolidasikan oleh Pemerintah Hindia Belanda ke dalam jawatan Post Telegraf Telefoon (PTT).
Perusahaan Negara
Pada tahun 1961, status jawatan diubah menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel). Kemudian pada tahun 1965, PN Postel dipecah menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro (PN Pos & Giro) dan Perusahaan Negara Telekomunikasi (PN Telekomunikasi).
Perumtel
Pada tahun 1974, PN Telekomunikasi diubah namanya menjadi Perusahaan Umum Telekomunikasi (Perumtel) yang menyelenggarakan jasa telekomunikasi nasional maupun internasional. Tahun 1980 seluruh saham PT. Indonesian Satellite Corporation Tbk. (Indosat) diambil alih oleh pemerintah RI menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menyelenggarakan jasa telekomunikasi internasional, terpisah dari Perumtel. Pada tahun 1989, ditetapkan Undang-undang Nomor 3 Tahun 1989 tentang Telekomunikasi, yang juga mengatur peran swasta dalam penyelenggaraan telekomunikasi.
PT. Telkom (Tbk)
Pada tahun 1991, Perumtel berubah bentuk menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) Telekomunikasi Indonesia berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 1991.
Pada tanggal 14 November 1995 dilakukan Penawaran Umum Perdana saham Telkom. Sejak itu saham Telkom tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta (BEJ), Bursa Efek Surabaya (BES), Bursa Saham New York (NYSE) dan Bursa Saham London (LSE). Saham Telkom juga diperdagangkan tanpa pencatatan di Bursa Saham Tokyo.
Tahun 1999 ditetapkan Undang-undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Penghapusan Monopoli Penyelenggaraan Telekomunikasi. Memasuki abad ke-21, Pemerintah Indonesia melakukan diregulasi di sektor telekomunikasi dengan membuka kompetisi pasar bebas. Dengan demikian, Telkom tidak lagi memonopoli telekomunikasi Indonesia.
Tahun 2001 Telkom membeli 35% saham Telkomsel dari PT. Indosat sebagai bagian dari implementasi restrukturisasi industri jasa telekomunikasi di Indonesia yang ditandai dengan penghapusan kepemilikan bersama dan kepemilikan silang antara Telkom dan Indosat. Sejak bulan Agustus 2002 terjadi duopoli penyelenggaraan telekomunikasi lokal.






      1. Struktur organisasi
Gambar 2.1 Struktur Organisasi
      1. Keselamatan dan kesehatan kerja
Adapun tindakan yang telah dilakukan oleh PT. Telkom untuk menjamin keselamatan kerja di perusahaan adalah sebagai berikut:
  1. Telkom telah melakukan identifikasi bahaya dan penilaian resiko yang dilakukan oleh petugas yang kompeten dan terlatih, hasilnya didokumentasikan dengan baik untuk mengendalikan resiko yang timbul dari suatu proses kerja.
  2. Telkom dalam menjalankan operasional perusahaan telah memilih tenaga dengan cara seleksi berdasarkan kesehatan dan keahlian yang dibutuhkan dan telah melatih karyawannya, sehingga dapat mengeliminir dan mengendalikan resiko yang timbul dari suatu proses kerja.
  3. Prosedur dan petunjuk kerja untuk mengelola secara aman seluruh resiko yang teridentifikasi ditinjau ulang jika terjadi perubahan pada proses kerja dan didokumentasikan.
Untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, nyaman dan produktif, diterapkan program BIR (Bersih, Indah, dan Rapi) dan kegiatan berupa IBO (Iman, Budaya dan Olah raga), yang diterapkan di Unit-Unit kerja dan juga dilakukan di lingkungan masyarakat sekitar kantor.
  1. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja, yang selanjutnya disebut SMK3, yaitu bagian dari system manajemen secara keseluruhan yang meliputi struktur organisasi, perencanaan, tanggung jawab, pelaksanaan, prosedur, proses, dan sumber daya yang dibutuhkan bagi pengembangan, penerapan, pencapaian, pengkajian, dan pemeliharaan kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja dalam rangka pengendalian resiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna menciptakan tempat kerja yang aman, efisien dan produktif.
  1. Tujuan Manual
Tujuan manual ini adalah sebagai pedoman bagi seluruh pegawai dan unit kerja di Telkom Divre I Sumatera dalam menjalankan semua aktivitas pelayanan terhadap pelanggan maupun aktivitas pendukungnya yang dilakukan dilingkungan Telkom Divre I Sumatera, tidak hanya meliputi kegiatan pengoperasian dan pemeliharaan, namun juga fungsi-fungsi lain yang turut mempengaruhi kinerja K3 perusahaan secara keseluruhan.
  1. Referensi
Referensi Undang-Undang No.1 Tahun 1970 tentang keselamatan kerja peraturan Menteri Tenaga Kerja RI Np.Per-05/MEN/1996, tentang system Manajemen keselamatan dan kesehatan kerja. Keputusan Direktur Utama PT.Telekomunikasi Indonesia, Tbk. Nomor KD.18/um400/sek-40/2004, tentang Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Telkom. Keputusan Direktur Sumber Daya Manusia dan Bisnis Pendukung.
PT. Telekomunikasi Indonesia, tbk. Nomor KR.16/UM400/SEK-40/2005, tanggal 5 April 2005 tentang Pedoman Implementasi Sistem Manejemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Telkom. Keputusan Direktur Sumber Daya Manusia PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. Nomor KR.27/UM400/SEK-40/2005, tanggal 7 April 2005, tentang petunjuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
    1. Tata tertib dan disiplin kerja
  1. Tata tertib
  • Pegawai harus hadir dan siap kerja ditempat masing-masing tepat pada waktu yang telah ditetapkan.
  • Pegawai harus mengikuti dan mematuhi seluruh petunjuk atau intruksi-instruksi yang diberikan oleh atasan atau pimpinan yang berwewenang memberikan petunjuk atau instruksi tersebut.
  • Pegawai harus mengisi daftar hadir atau absensi pada waktu masuk maupun pulang.
  • Pegawai wajib melaksanakan tugas pekerjaan atau perintah yang telah diperintahkan.
  1. Disiplin kerja
  • Hari Senin – Jum’at jam masuk kerja mulai dari jam 08.00 Wib namun bukan untuk semua pegawai.
    • Waktu istirahat dimulai dari jam 12.00 Wib s/d 13.00 Wib.
    • Waktu pulang pada jam 17.00, namun pada bulan puasa jam kerja dikurangi sehingga pegawai diperbolehkan pulang pada jam 16.00 Wib.



      1. Visi dan Misi
    1. Visi
To become a leading InfoCom player in the region, Telkom berupaya untuk menempatkan diri sebagai perusahaan InfoCom terkemuka di kawasan Asia Tenggara, Asia dan akan berlanjut ke kawasan Asia Pasifik.
    1. Misi
Telkom mempunyai misi memberikan layanan " One Stop InfoCom Services with Excellent Quality and Competitive Price and To Be the Role Model as the Best Managed Indonesian Corporation " dengan jaminan bahwa pelanggan akan mendapatkan layanan terbaik, berupa kemudahan, produk dan jaringan berkualitas, dengan harga kompetitif.
Telkom akan mengelola bisnis melalui praktek-praktek terbaik dengan mengoptimalisasikan sumber daya manusia yang unggul, penggunaan teknologi yang kompetitif, serta membangun kemitraan yang saling menguntungkan dan saling mendukung secara sinergis.

BAB III

PEMBAHASAN


    1. Definisi
SPEEDY adalah produk yang dikeluarkan oleh PT Telkom. SPEEDY merupakan layanan internet berkecepatan tinggi berbasis teknologi ADSL yang memungkinkan terjadinya komunikasivoice, data, dan video secara bersamaan pada media jaringan akses kabel tembaga. Secara umum, konfigurasi SPEEDY sama dengan konfigurasi teknologi ADSL, karena SPEEDY merupakan implementasi dari teknologi ADSL. SPEEDY mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan dengan layanan internet lain. Kelebihan layanan SPEEDY antara lain:
  • Koneksi Internet lebih cepat dibanding dengan menggunakan analog modem.
  • Koneksi ke internet dapat dilakukan setiap saat (dedicated connection).
    • Saluran dapat dipergunakan untuk pembicaraan telepon dan akses internet pada saat yang bersamaan.
      1. Internet
Internet (Interconnected-Networking) adalah sistem computer umum, yang terhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protocol pertukaran paket.
  1. Kemunculan Internet
Rangkaian pusat yang membentuk Internet diawali pada tahun 1969 sebagai ARPANET, yang dibangun oleh ARPA (United states department
of defense advanced research projects agency). Beberapa penyelidikan awal yang disumbang oleh ARPANET termasuk rangkaian tanpa pusat (Decentralised Network), teoriqueueing, dan kaedah pertukaran paket (packet switching).
Pada 1 Januari 1983, ARPANET menukar protocol rangkaian pusatnya, dari NCP ke TCP/IP. Ini merupakan awal dari internet yang digunakan saat ini.
Pada tahun sekitar 1990-an, internet telah berkembang dan menyambungkan pengguna jaringan-jaringan yang ada.
Internet dijaga oleh perjanjian bi- atau multilateral dan spesifikasi teknikal (protokol yang menerangkan tentang perpindahan data antar rangkaian). Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan perbincangan Internet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan ini mengeluarkan dokumen yang dikenal sebagai RFC (Request For Comments). Sebagian dari RFC dijadikan sebagai standar internet (Internet standard), oleh badan arsitektur Internet (Internet Architecture Board – IAB).
Protokol-protokol yang sering digunakan adalah seperti, IP, TCP, DNS, dan masih banyak lagi.
Beberapa layanan populer di internet adalah e-mail/surat elektronik, dan WWW (World Wide Web).
  1. Budaya Internet
Jumlah pengguna Internet yang besar dan semakin berkembang, telah mewujudkan budaya internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan dunia. Dengan hanya berpandukan mesin pencari seperti Google, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses internet yang mudah atas bermacam-macam informasi.
Perkembangan Internet juga telah mempengaruhi perkembangan ekonomi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet. Transaksi melalui Internet ini dikenal dengan nama e-commerce.
  1. Akses Internet
Negara dengan akses internet yang terbaik termasuk Korea Selatan (50% daripada penduduknya mempunyai akses Internet), dan Swedia. Di Indonesia, seperti negara berkembang dimana akses Internet dan penetrasi PC masih rendah, sekitar 42% dari akses Internet melalui fasilitas Publik Internet akses seperti warnet, cyber cafe, hotspot dll. Tempat umum lainnya yang sering dipakai untuk akses internet adalah di sekolah, kampus, dan kantor
Disamping menggunakan PC (Personal Computer), kita juga bisa mengakses Internet melalui Handphone (HP) menggunakan Fasilitas yang disebut GPRS (General Packet Radio Service). GPRS merupakan salah satu standar komunikasi wireless (nirkabel) yang memiliki kecepatan koneksi 115 kbps dan mendukung aplikasi yang lebih luas (grafis dan multimedia). Biaya akses Internet dihitung melalui besarnya kapasitas (per-kilobite) yang didownload.
Tokoh-Tokoh internet:
  • Timothy Barners lee pencipta WWW (World Wide Web)
  • Roy Tomlinson pencipta @ (at) pada alamat surat e-mail
      1. Proses PSB Speedy
Untuk dapat menikmati layanan dari perusahaan atau lembaga, seseorang yang disebut calon pelanggan terlebih dahulu mendaftarkan diri keperusahaan atau lembaga terkait
Begitu juga bila seseorang ingin menikmati layanan internet, melalui PT.Telekomunikasi yang disebut speedy. Sebelum dapat menikmati layanan tersebut calon pelanggan harus mendaftarkan diri ke plaza atau kantor pelayanan telkom. Mengisi biodata dan memenuhi persyaratan
Setelah terdata maka calon pelanggan beralih stasus menjadi pelanggan. Normalnya pemasangan speedy berlangsung selama 3 hari.
Setelah kantor pelayanan mendapatkan biodata pelanggan, kantor pelayanan mengirim (WO) Work Order melalui program CSS.
Berikut adalah proses PSB speedy:
  1. Piloting : hal pertama yang dilakukan piloting adalah mencetak atau print WO. Kemudian mengaktifkan EQN (Equipment Number) yang akan di alokasikan, jika pelanggan sebelumnya telah memiliki nomer telephone, maka langkah ini tidak berlaku. Setelah itu piloting menentukan port dslam yang akan ditempati nomor tersebut.

  1. MDF : langkah pertama yang dilakukan MDF adalah mencetak atau print WO. Memeriksa nomor di EQN dan primer, dan menguji port dslam yang akan digunakan. Kemudian dilanjutkan dengan pen-Jumperan dari EQN ke dslam Horizontal port speedy, kemudian jumper dari dslam vertical port speedy ke primer.
  2. PCAN : tugas pertama PCAN sama dengan tugas piloting dan MDF, yakni mencetak atau print WO. Kemudian tugas PCAN beralih ke RK (Rumah Kabel), di RK tugas PCAN adalah melakukan pen-Jumperan dari primer ke sekunder. Dilanjutkan dari DP ke KTB, kemudian menghubungkan kabel dari KTB ke Splitter, splitter ke roset dan modem, dari roset dihubungkan ke pesawattelephone, dan dari Modem dihubungkan ke computer atau laptop.

      1. Instalasi Speedy
Dalam instalasi speedy ada beberapa tahap yang dilakukan. Pertama adalah memasang atau instalasi kabel speedy, dilanjutkan dengan mengatur atau men-setting computer yang akan digunakan untuk akses speedy. Kemudian dilanjutkan dengan mengatur atau men-setting speedy, dan melakukan setting koneksi.
Setelah melakukan langkah-langkah tersebut, computer telah dapat mengakses internet melalui speedy.

  1. Instalasi kabel speedy
Hal pertama yang harus dilakukan dalam pemasangan speedy adalah, memasang konfigurasi kabel speedy. Dalam konfigurasi kabel telephone, kabel dari (KTB) Kotak Teminal Batas dihubungkan ke roset, dan kemudian bisa langsung dihubungkan ke pesawat telephone. Namun pada konfigurasi speedy, kabel dari KTB dihubungkan ke roset, kemudian disambungkan ke splitter, setelah itu, disambungkan ke pesawat telephone dan modem. Terakhir dari modem dihubungkan dengan computer atau laptop.
Dalam konfigurasi telephone, kabel penghubung dari roset ke pesawat telephone disebut RG-11. Dan pada konfigurasi kabel speedy, kabel penghubung dari splitter ke modem adalah kabel RG-45, dari splitter ke pesawat telephone tetap menggunakan kabel RG-11.

Gambar3.1 konfigurasi kabel speedy

  1. Setting Computer
Langkah-langkah untuk men-setting computer yang akan dipasangkan speedy adalah sebagai berikut:

  1. Klik start, kemudian klik network connections,
Gambar3.2 Network Connection
klik LAN, pilih internet protocol (TCP/IP).
Gambar3.3 TCP/IP
Ip dikosongkan karena menggunakan DHCP, pilih obtain an ip address automatically.
DNS server boleh diisi boleh tidak, diisi bila kemudian tidak bisa browsing.
Langkah diatas bisa tidak dilakukan, jika menggunakan atau mengisi angka seperti pada gambar.
  1. Buka internet explorer, klik menu Tools, pilih internet option.
Pilih menu connections, klik LAN setting.
Gambar3.4 Internet Option
Gambar3.5 LAN setting
Nonaktifkan pilihan use aproxy server for your LAN.
  1. Klik start, pilih menu run, lalu ketikkan CMD.




Gambar3.6 cmd
Di program CMD, ketik ipconfig
Gambar3.7 ipconfig
Kemudian ketik ping default gateway –t
Jika reply, maka modem siap untuk di setting.

Gambar3.8 CMD Ping

  1. Setting Modem
Setelah computer selesai di setting, maka langkah selanjutnya adalah men-setting modem. Modem yang saya gunakan adalah modem sanex. Adapun langkah-langkah nya adalah sebagai berikut:
  1. Buka program internet explorer, lalu ketik 192.168.1.1

Gambar3.9 internet explorer
  1. Isi username dan password
Username : admin
Password : admin
Gambar3.10 Login
  1. Setelah log in, maka akan masuk pada SANEX TEL
Gambar3.11 Sanex Tel
  1. Pilih menu WAN, lalu conteng ATM VC Table.
Gambar3.12 ATM VC Table

Kolom VPI diisi 8
Kolom VCI diisi 81
Kolom log in name diisi nomer speedy diikuti @telkom.net, misalnya 11162610008@telkom.net
Kolom password diisi sesuai dengan password yang diperoleh dari Telkom. Lalu klik Modify.
Gambar3.13 menu WAN
  1. Lalu conteng lagi current ATM VC Table, klik commit/reboot lalu klik reboot kemudian klik ok.
Gambar3.14 reboot
  1. Untuk memastikan apakah modem sudah connect atau belum, buka program CMD, lalu ping ke DNS Telkom 203.130.193.74
Jika sudah reply, modem sanex telah berhasil di install. Dan siap melakukan Browsing.
Atau bisa dilakukan dengan cara, buka program CMD, ketik ipconfig.
Gambar3.15 ipconfig
Lalu ketik ping default gateway –t, yaitu ping 125.165.101.236 –t. Untuk menghentikan proses PING, tekan ctrl + c.
Sama seperti yang sebelumnya, jika sudah reply, maka modem berhasil di Instal.
Gambar3.16 Ping
Namun jika belum reply, kemungkinan ada kesalahan yang dilakukan saat pengInstallan modem. Ulangi langkah-langkah setting modem.
  1. Setting koneksi
Setting koneksi merupakan langkah terakhir dalam peng install an speedy. Setting koneksi dilakukan agar penggguna dapat dengan mudah untuk mengaktifkan speedy. Adapun cara-cara untuk melakukan setting koneksi adalah sebagai berikut:

  1. Klik start, control panel, dan pilih Network Connections,
Gambar3.17 Network connection
  1. Klik create a new connection, klik next,
Gambar3.18 New connection wizard
  1. Pilih connect to the internet, klik next,
  2. Pilih setup my connection manually, klik next,
Gambar3.19 getting ready
  1. Pilih Connect using a broadband connection that requires a user name and password, klik next,
Gambar3.20 Internet connection
  1. Kemudian masukkan ISP name (bebas), misalnya speedy, klik next,
  2. Isi user name, password, sesuai yang diperoleh dari Telkom, klik next,
  3. Beri tanda pada add a shortcut to this connection to my desktop, klik finish,
Gambar3.21 completing the new connection wizard

Setelah semua langkah di atas dilakukan, maka pelanggan sudah dapat mengakses speedy. Ada dua cara yang dapat dilakukan untuk koneksi ke speedy. Yang pertama, klik start, pilih connect to, pilih speedy, kemudian isi username dan password, klik connect. Cara kedua adalah, klik icon speedy yang telah dibuat dilangkah setting koneksi, kemudian isi usernamedan password, kemudian klik connect.

BAB IV

PENUTUP


Selama 6 bulan penulis melaksanakan prakerin di PT.Telekomunikasi Kandatel Baloi, yang dimulai dari tanggal 22 juli 2009 sampai dengan 21 Desember 2009, alhamdulillah, akhirnya penulis dapat menyelasaikan laporan, sebagai pertanggung jawaban selama melakukan prakerin.
Penulis menyadari bahwa masih banyak kesalahan yang terdapat dalam laporan prekerin ini, kerena itu penulis masih membutuhkan pembinaan, agar mendapatkan hasil yang maksimal dikemudian hari.
  1. Kesimpulan
Dari pembahasan pada BAB III, mungkin penulis membuatnya terlalu sulit untuk dipahami. Untuk itulah penulis menganggap bahwa adanya kesimpulan sangat membantu pembaca agar lebih memahami isi dari BAB III tersebut.
Kesimpulan yang dapat diambil dari judul dan materi laporan yang disampaikan, adalah sebagai berikut:
  1. Speedy merupakan salah satu layanan dari PT.Telekomunikasi Indonesia, yang menyediakan layanan akses data.
  2. Internet (interconnected-networking) adalah system computer yang terhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protocol pertukaran data.
  3. Dalam poses PSB (pasang baru) speedy, terdapat 3 tahapan yang dilakukan oleh 3 department di telkom, yakni, piloting, MDF, dan PCAN.
  4. instalasi kabel speedy dimulai dari sentral menuju MDF,dilanjutkan ke DP, kemudian masuk ke KTB, dari KTB disambungkan ke splitter, dan di sambungkan ke PC dan telephone.

  1. Saran
Adapun saran-saran dari penulis baik untuk PT.Telkom maupun untuk sekolah sebagai berikut :
  1. Saran Untuk Pihak Sekolah
    1. Mengingat besarnya manfaat prakerin ini khususnya untuk seluruh siswa / siswi SMK Negeri 1 Batam, alangkah baiknya untuk program selanjutnya lebih ditingkatkan lagi.
    2. Diharapkan kunjungan guru-guru pembimbing dari sekolah supaya lebih aktif ke perusahaan dengan tujuan untuk membina hubungan kerjasama yang baik sehingga untuk masa pelaksanaan prakerin yang akan datang untuk teman dan adik-adik kelas tidak mengalami kesulitan dalam mencari tempat prakerin.
    3. Diharapkan kepada seluruh siswa / siswi SMK Negeri 1 Batam yang akan melaksanakan prakerin ini dapat menaati peraturan dan tata tertib perusahaan maupun sekolah karena hal ini sangat mempengaruhi citra sekolah dimata masyarakat.
    4. Pelajaran praktek disekolah perlu ditingkatkan sesuai dengan perkembangan teknologi sekarang.
    5. Agar lebih baik dalam pengajaran ilmu pendidikan kepada siswa hendaknya guru lebih meningkatkan peranannya.
    6. Persiapan yang cukup matang dari sekolah yaitu dengan adanya pembekalan – pembekalan ilmu dan kemampuan sebelum diberangkatkan prakerin

  1. Saran Untuk Pihak Perusahaan
  1. Kepada perusahaan agar memberikan kesempatan lagi bagi siswa /siswi yang akan melaksanakan prakerin dimasa yang akan datang.
  2. Disiplin kerja yang ada di Badan PT.Telkom menurut penulis sangat cukup baik, penulis mengharapkan agar disiplin tersebut dapat ditingkatkan lagi dan dipelihara demi menunjang kelancaran perusahaan.
  3. Menurut penulis hubungan antara atasan dan staf karyawan sangat baik dan ini perlu ditingkatkan lagi sehingga terjalin hubungan yang harmonis.
  4. Kepada Perusahaan sebaiknya memberikan pekerjaan yang sesuai bidang atau jurusan siswa / siswi tersebut, agar siswa / siswi dapat mempelajari pelajaran yang sama dengan bidang atau jurusannya.

DAFTAR PUSTAKA


PT. Telekomunikasi Indonesia, kantor daerah pelayanan telekomunikasi, Riau kepulauan, 2009, buku petunjuk setting modem speedy, Riau kepulauan: PT. Telkom.